Dunia Bermain Anak



Dunia Bermain Anank-Dalam usia anak-anak kecenderungan yang sering di lakukan adalah bermain, karena ditingkat tersebut keceriaan dan kegembiraan adalah sifat mereka. Tanpa mengenal lelah mereka terus mengajak siapa saja untuk bermain bersama, itulah ciri anak-anak walaupun permainan tersebut dilakukan secara berulang-ulang tapi mereka tidak mengenal rasa bosan dan capek layakya orang tua mereka. Di lingkungan sekolah mereka mengajak teman-teman mereka yang usianya sama dengan mereka untuk bermain, hampir kehidupannya di penuhi dengan dunia bermain yang bersifat menyenangkan dan menggembirakan bagi mereka. Umumnya dalam kegiatan tersebut anak-anak menggunakkan permainan berdasarkan dari kesukaan mereka sehingga dalam proses bermain tersebut tidak ada unsur-unsur yang dapat mengembangkan kemampuan atau pengetahuan anak karena bermain mereka tidak terarah dengan baik, lain halnya pola permainan yang diarahkan oleh para orang tua mereka, yang pola permainan tersebut lebih mengarah kepada pengembangan kemampuan dan menyangkut dengan pengetahuan anak. Seperti menyalurkan atau mengarahkan anak kepada proses seni, menggambar misalnya berserta mewarnai tentu saja dengan contoh dan arahan orang tua. Ini diperlukan karena peran orang tua sebagai pembmbing anak dalam segala kegiatanagar yang sedang dikerjakan oleh anak sesuai dengan batasan yang sesuai dengan umur mereka yang masih tergolong kecil yaitu anak-anak.

Dunia bermain anak tidak lepas dari media yang digunakkan oleh anak-anak tersebut. dengan demikian peluang orang tua dalam mengarahkan pola permainan yang bersifat penyaluran seni, dan penambahan pengetahuan anak melalui media bermain anak sangat terbuka, orang tua yang menginginkan anak-anak mereka untuk dapat melakukkan proses belajar ketika anak sedang bermain adalah dengan membelikan anak permainan yang berkaitan dengan pelajaran yang ada di Sekolah, misalanya adalah orang tua membelikkan mainan Puzzle angka dan alat krayon berserta buku gambarnya, yang tentu saja bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan anak. Dalam proses tersebut sebaiknya anak diberi kebebasan dalam bermain tetapi orang tua tetap melakukan pengawasan terhadap anak-anak mereka agar salah bermainnya. 

Dengan demikian dunia bermain anak tetap dilakukan oleh anak-anak, tetapi tidak sekedar hanya bermain saja melainkan pola bermain yang dilakukkan oleh anak itu mengandung unsur-unsur pembelajaran bagi anak-anak tersebut, sehingga dalam proses bermain anak-anak juga melakukan proses belajar yang mereka tidak sadari. 





0 comments:

Post a Comment

Blog ini Dofollow, silahkan berkomentar dengan baik dan sopan.

Terima Kasih

Dunia Bermain Anak