Melatih Disiplin pada Anak

Disiplin Anak

Melatih Disiplin Anak-Disiplin kaitanya dengan kebiasaan, dan kebiasaan tersebut akan membentuk karakter pada anak yang terbawa sampai dengan usia dewasa. Maka dengan demikian penanaman dan pelatihan disiplin dilingkungan keluarga sangat di anjurkan guna membentuk anak kepada karakter kemandirian dikemudian hari nanti ketika anak tersebut menginjak usia dewasa. Dalam usia anak-anak memang bagus untuk ditanamkan kedispinan itu dikarenakan ketika usia ini anak lebih mudah untuk di arahkan dan didik, tetapi yang perlu di ingat dalam proses penanaman kedisiplinan anak peran orang tua bukanlah mejadi seorang pemimpin yang hanya mengatur dan menyuruh anak melainkan orang tua dapat menjadi teladan atau contoh bagi anak-anaknya agar dalam proses penanaman disiplin dapat berjalan dengan mudah dan maksimal. Karena pada dasarnya anak mempunyai kecenderungan sikap peniru dari apa yang dilihatnya, dari situ dominan keluarga dalam penanaman disiplin anak perlu untuk dapat di contoh atau diteladani bagi anak sebagai penanaman disiplin yang diperoleh dari lingkungan keluaraga. Mengapa dilingkungan keluarga, karena diusia anak-anak mereka lebih cenderung menghabiskan waktu bersama keluarga.

Dalam proses penanaman disiplin ini kadang bagi anak akan merasakkan berat atau susah karena terjadi perubahan kebiasaan lama dengan kebiasaan baru yang mengarah kepada proses penanaman disiplin anak, dalam kurun waktu satu minggu anak akan merasa berat dengan kebiasaan pembentukkan disiplin tersebut tetapi jika sudah memasukki minggu ketiga proses penanaman itu sudah sedikit demi sedikit terserap oleh anak sehingga mempengaruhi sikap dan secara tidak langsung itu menjadi kebiasaan yang akan sering anak-anak lakukan. Sikap orang tua dalam proses penanaman kedisiplinan pada anak dilihat oleh sebagian orang sangat tidak wajar atau bahkan keras sebab mereka melihat dari segi luarnya tanpa melihat maksud dan tujuan sikap disiplin yang ingin orang tua ajarkan kepada anak-anaknya. Karena proses penanaman disiplin tersebut tidak semua keluarga menerapkan kepada anak sehingga dalam proses mendidik anak orang tua lebih cenderung menuruti apa yang anak butuhkan tanpa melihat arti dan manfaat bagi anak tersebut. itu yang lumperah dan banyak terjadi d lingkungan masyarata kita, membuat kita kadang menjumpai anak-anak yang sudah dewasa dari faktor usia tetapi belum dapat hidap mandiri (Manja) itu merupakkan salah satu kesalahan dari faktor mendidik sewaktu anak itu kecil, sehingga anak cenderung menggatungkan segala sesuatu atau permintaan kepada orang tuanya. 

Sehingga penanaman disiplin anak merupakan sebuah dasar dari pendidikan keluarga yang bersumber dan menitikberapkan kepada pembentukkan sikap dan karakter agar diharapkan anak mempunyai kepribadian yang baik dan luhur serta memiliki sikap kemandirian yang sangat diperlukkan sewaktu usia dewasa sehingga menunjang keberbagai bidang dalam kehidupan bermasyarakat. Dan semua itu bersumber dari keluarga, apabila pembentukkan karakter yang terfokus kepada sikap disiplin anak itu terlambat di tenamkan maka proses yang diperlukkan untuk menerapkan ulang kepada anak akan jauh lebih sulit karena faktor karakter yang sudah terbangun kuat dan terjadi sangat lama itu menjadi hal yang sangat memerlukkan waktu dan tenaga untuk merubahnya. 







0 comments:

Post a Comment

Blog ini Dofollow, silahkan berkomentar dengan baik dan sopan.

Terima Kasih

Melatih Disiplin pada Anak