Mitos seputar Cuaca


cuaca

Semua Ada Disini-Dahulu matahari di anggap sebagai seorang Dewa, sehingga ma tahari adalah dewa yang paling penting dari semua dewa di karenakan dia memberi cahaya, kehangatan, serta panenan. Bangsa mesir kuno membangun piramida yang menunjuk kearah dewa matahari mereka yaitu Re, sedangkan suku Aztec percaya bahwa dewa matahari mereka adalah Huitzilpocthli yang pernah memberi petunjuk kepada mereka untuk membangun ibu kota. 

Sedangkan orang viking berpendapat bahwa dewa matahari mereka adalah petir, dan Thor adalah dewa perang dan petir yang di sembah oleh orang-orang di seluruh daerah yangsekarang di sebut Skandinavia. Orang vikin menggambarkan Thor sebagai raksasa dengan janggut merah, yang membawa sebuah palu yang mengelarkan lidah petir. Dan hari Kamis atau Thursday itu di ambil dari nama Thor untuk menghormatinya.

Di daerah panas seperti Afrika, orang menciptakan tarian untuk menurunkan hujan, dan tarian-tarian tersebut di lakukan oleh duku (orang-orang yang anggap suci) dengan menggunakkan alat-alat kayu, seperti bullroarer (alat pembuat suara untuk menakuti hewan). Juga air yang di cipratkan ke tanah dan tarian-tarian tersebut masih di lakukan sampai sekarang.

Suku Indian Amerika Asli membangun tiang totem tinggi dan di warnai, yang di ukir sebagai penggambaran Thunderbird (Burung Guntur).mereka ingin tetap membuat rohnya gembira karena mereka berpendapat bahwa roh tersebut membawa hujan untuk menyirami tanaman. 





0 comments:

Post a Comment

Blog ini Dofollow, silahkan berkomentar dengan baik dan sopan.

Terima Kasih

Mitos seputar Cuaca